Bentrok dua kubu sebelum persidangan kasus Blowfish di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pecah, Rabu (29/8/2010). Mereka adalah kubu pendukung tedakwa Bernandus Maela dan kubu yang berseteru dengannya.
Tiga korban dinyatakan tewas dan sejumlah korban lain mengalami luka serius akibat bacokan. Tiga polisi pun juga terluka terkena sabetan golok. Bahkan, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Gatot Edy terserempet peluru di kakinya.
Berikut adalah kronologi awal kasus Blowfish hingga masuk ke proses persidangan dan detik-detik terjadi tragedi kerusuhan antar pendukung tadi siang.
4 April 2010
Perkelahian antar dua kelompok suku yaitu Ambon dan Flores meledak di Blowfish, klub kongkow elite di Jakarta yang bertempat di Plaza City sekitar pukul 01.00 wib. Perkelahian bermula saat seorang pemuda 17 tahun berusaha menerabas masuk klub. Saat bodyguard melarang masuk, ia memaksa dan akhirnya dipukuli oleh petugas satpam yang terlebih dahulu dipukulinya. Laki-laki itu mengaku anak pejabat, dan janji akan membalas.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar kala itu mengatakan peristiwa itu berlatar belakang kekesalan petugas keamanan yang sebelumnya dipukul pengunjung karena tak tersedianya meja. Dalam bentrokan itu, M Soleh meninggal disusul oleh temannya, Yopi Inggratubun yang meninggal 2 minggu kemudian setelah dirawat di RS Medistra.
22 September 2010
Persidangan insiden Blowfish digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk kali perdana. Terdakwa kasus Blowfish, Bernadus Melala dan Kanor Lolo didudukan di kursi terdakwa. Tapi, mereka lalu diamuk dan dipukuli pengunjung sidang dari kelompok berbeda yang bertikai saat hendak dibawa keluar dari ruang tahanan pengadilan menuju ruang sidang. Polisi sempat beberapa kali melepaskan tembakan peringatan namun tetap tak mampu menghadang bentrok antar dua kubu.
29 September 2010
Agenda persidangan lanjutan kasus Blowfish. Agenda ini bertepatan juga dengan agenda persidangan perdana mantan Kabareskrim Polri, Komjen Pol Susno Duadji dalam dua perkara suap dan korupsi masing-masing menerima suap dalam penanganan kasus Arowana dan perkara korupsi dana pengamanan Pilkada Jawa Barat tahun 2008.
Pukul 09.00
Sebanyak dua SSK polisi Samapta dan anti huru-hara disiapkan oleh kepolisian lengkap dengan tameng dan helm pelindungnya guna mengamankan dan mengatisipasi terjadinya kembali aksi kerusuhan pengunjung sidang Blowfish. Pengunjung sidang Blowfish dan Susno sudah mulai terlihat mendatangi Pengadilan Negeri.
Pukul 10.30
Susno tiba di Pengadilan dengan pengawalan ketat. Kericuhan terjadi kala pemburu berita mencoba mengabadikan kedatangan dan sidang perdana mantan Kapolda Jawa Barat itu. Satu kaca nako ruang pos bantuan hukum Ikadin di pengadilan pecah karena kericuhan.
Pukul 11.00
Susno dihadapkan ke persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan. Ruang sidang utama dipenuhi pengunjung, keluarga Susno, dan awak media. Di sisi lain, pengunjung sidang Blowfish berkeliaran mulai memenuhi lokasi persidangan.
Pukul 12.00
Susno selesai melalui persidangan perdananya. Kericuhan kembali terjadi saat pemburu media berlomba mengabadikan dirinya dan memintai tanggapannya seputar dakwaan jaksa. Ibunda Susno, mardiyah dan keluarga besar Susno pun turut terseret desak-desakan dan aksi dorong yang mewarnai kericuhan.
Pukul 13.00
Aksi kerusuhan mulai pecah di antara kedua kubu “Blowfish” di luar area pengadilan, tepatnya di Jl Ampera Raya di depan PN Jakarta Selatan. Kericuhan diduga bermula dari isu diantara kedua kelompok. Beredar kabar, salah satu kelompok mendatangi pengadilan dengan menumpang Kopaja jurusan Tanah Abang-Blok M guna melakukan aksi penyerangan lanjutan terhadap salah satu kelompok sebagai imbas dari kerusuhan sidang sebelumnya.
Salah satu kelompok yang mendengar isu itu menghampiri kelompok satunya dan berusaha menghadang kelompok lawan mereka di sekitaran Jl Ampera sebelum sampai depan pengadilan. Badan bus Kopaja 608 yang diisukan ditumpangi lawan mereka itu pun menjadi sasaran amuk. Kaca dan kursi hancur karena dipukul dengan kayu dan batu. Beberapa orang juga terlihat menggoyang-goyangkan bus tersebut, sedangkan sebagian lain berniat membakar bus dengan memantik korek. Bus yang terparkir di depan Total Fresh tersebut terus menjadi bulan-bulanan massa. Namun rencana membakar bus tersebut kemudian dibatalkan karena sebagian orang berusaha menghalangi hal tersebut.
Aksi saling pukul dan lempar batu pun mulai terjadi di antara dua kubu. Suasana mencekam. Warga dan pengguna jalan yang melintas dengan kendaraan ketakutan. Lalu-lintas yang sebelumnya sudah macet, menjadi tambah macet. Tembakan peringatan dan tembakan lainnya mulai terdengar bersahut-sahutan berkali-kali. Parang dan pedang tergenggam saling terayun dari masing-masing anggota kelompok ke arah masing-masing anggota kelompok lawan. Diantara mereka juga diketahui membawa senjata api. Seorang lelaki tampak terkapar di tengah jalan. Darah berlinang di tubuhnya.
Pukul 14.00
Personel kepolisian anti huru-hara tambahan dari Polres Jakarta Pusat datang. Disusul oleh kedatangan satu ambulans PMI Jakarta Selatan dan beberapa mobil polisi lainnya. Korban kerusuhan mulai dievakuasi satu demi satu setelah sebelumnya sempat terabaikan karena tidak ada petugas medis.
Pukul 14.50
Kabid humas Polda Boy Raffli Amar mendatangi lokasi. Kapolda Metro, Irjen Timor Pradopo menyusul datang meninjau lokasi. Boy melansir korban tewas akibat bentrok tiga orang dan lebih dari sepuluh orang luka-luka






Useful information shared..Iam very happy to read this article..thanks for giving us nice info.Fantastic walk-through. I appreciate this post.
Great goods from you, man. [Bentrokan Ampera] Inilah kronologi cerita sesungguhnya mengapa terjadi bentrokan NO HOAX AND KEEP SMILING I have understand your stuff previous to and you’re just extremely wonderful. I really like what you have acquired here, certainly like what you’re saying and the way in which you say it. You make it entertaining and you still take care of to keep it wise. I can’t wait to read far more from you. This is really a wonderful [Bentrokan Ampera] Inilah kronologi cerita sesungguhnya mengapa terjadi bentrokan NO HOAX AND KEEP SMILING informations.
Excellent goods from you, man. [Bentrokan Ampera] Inilah kronologi cerita sesungguhnya mengapa terjadi bentrokan NO HOAX AND KEEP SMILING I have understand your stuff previous to and you are just too magnificent. I really like what you have acquired here, certainly like what you’re saying and the way in which you say it. You make it enjoyable and you still take care of to keep it smart. I can not wait to read much more from you. This is really a terrific [Bentrokan Ampera] Inilah kronologi cerita sesungguhnya mengapa terjadi bentrokan NO HOAX AND KEEP SMILING informations.
this is something i have never ever read.very detailed analysis.
Its amazing how interesting it is for me to visit you very often. -
Hello there. I simply want to emphasize that what you share here is really very good information so I have post http://r1baca1.wordpress.com/2010/09/29/bentrokan-ampera-inilah-kronologi-cerita-sesungguhnya-mengapa-terjadi-bentrokan on my Hi5 profile so anyone can have the chance to enjoy. I was happy when I saw this tittle, [Bentrokan Ampera] Inilah kronologi cerita sesungguhnya mengapa terjadi bentrokan NO HOAX AND KEEP SMILING, in my google search, and i was so becouse finally I found what I was looking for. Thank you
Useful info. Hope to see more good posts in the future.
Nice Website. You should think more about RSS Feeds as a traffic source. They bring me a nice bit of traffic
lu ngatain orang kayak lo manusia sempurna…jangan…
Apapun yg terjadi, siapapun yg bertikai biarlah mereka yg berfikir & bertobat, saya orang Kupang & sdh hidup di tanah Jawa selama 23 tahun & tidk pernah memiliki musuh 1 orang pun. saya tidak berpihak kepada siapapun. Saya hanya menghimbau kepada saudara2 saya sebangsa & setanah air, jangan terpancing emosi sesaat hanya karena berita / kejadian2 yg ada. Pelajari dahulu masalahnya lalu cari solusi yg terbaik bukan yg terburuk. Rekan2 juga dimohon jangan mengeluarkan kata2 atau statement2 yg bisa membuat pihak lain tersakiti hatinya sehingga keadaaan juga akan bertambah buruk. Serahkan kepada pihak kepolisian untuk menangani kasus ini karena merekalah yang berwenang. Hidup Orang Ambon… Hidup Orang Flores… Hidup Orang Indonesia, tetaplah BERSATU walaupun kita berbeda… MERDEKA….!!!
lanjutkan,…..
jika perlu hancurkan,………
hehehe….mati su 5 to..mau +????cok..edok lambe…ko enak na..cuci kolong
yg tulis goblok bngt ambon sama kupang timor ntt bukan flores goblok….nulis nya asal bngt loe
Polisi gx pnya nyali krna ada HAM..pdhal mah tembakin ampe mati yg bkin onar’y jgn mkrin HAM truzz…
Bwt para troublemaker yg ngrasa so jagoan d slruh Indonezia….Dripada lo ribut ma sodara lo sndiri mndingan lo smwa prgi ke jalur Gaza…Bantuin sesama kita yg di ja2h ma Zionis….klo lo mti pun,, lo mati Syahid msuk srga dehh…
Pda gx pnya otak tuhh…..
NDONEZIA……..COUNTRY OF EVIL
itu jelas sih preman memang kerjaannya kayak gitu, yang paling berbahaya adalah pejabat kita baik eksekutif, legislatif dan yudikatif yang melakukan cara-cara preman..jadi siap lagi sih yang dapat kita percayai?
sdh saatnya “PETRUS” jilid-2 ditampilkan lagi. Negara jangan mau kalah dan takut sama kelompok Preman. Aparat jgn jd pecundang! Kami mendukung program gasak preman sampai keakar-akarnya, habisi mereka.. jadikan negara kita aman! Hidup PETRUS, Bravo..!
Mereka itu cuma SAMPAH! gak tau konsep dasar manusia yang intelektual dan cinta kasih serta religius. Harusnya mereka gak begitu. Kalau saya boleh berandai-andai, saya mau dalam kerusuhan itu mereka semua mati, atau setiap manusia yang tidak berkualitas dimusnahkan dari muka bumi ini. Saya jamin, dunia akan tentram dan damai.
orang ambon gitu loh.. siapa yang mau lawan???? ayo berhadapan muka dengan muka.. ALIFURU MAKANG ORANG
zaman makin keras…
kalo berani politik dong, jangan kekerasaan
jgni sok jagoan pade,jgn buat onar di betawi,ati2 jgn jd begundal biang rusuh di kampung ane.
Sekarang yg bisa d andalkan tuh TNI,, klw polisi ma,, penakut kyakx deh….
kalau otaknya ga dikepala kayak gitu kali ya… ga dipakai buat berpikir panjang apa dampaknya… nyawa melayang sia sia nau’dzubillahimindzalik…
aduh untung tmn w d st2 kg npa”.
Ini adalah suatu akibat di biarkannya premanisme tumbuh di jakarta.
mereka akan saling membunuh demi uang,demi nama dan persaingan..
Kita tunggu kinerja bapak polisi…semoga polisi bisa lebih tegas dalam menindak.
mending jaman suharto. preman di karungin.
Jauh amat merantau dari Ambon dan dari Flores ke Jakarta cuma untuk tauran & sampai sebunuhan………….inilah dunia barbar……………
kita kembali ke jaman majapahit………polisi, intljen, perlu belajar lagi strategi pencegahan dan pngmanan
serem banget sih…
Duh, sunggguh membuat miris. Aksi premanisme masih sering terjadi di negara yang menganut paham pancasila. Semoga NKRI segara aman dan naman.
Salam Bhatik.
Waroengbhatik
seharusnya dengan waktu 1 jam pihak kepolisian sudah bisa menguasai keadaan bentrok tersebut sehingga tidak perlu timbul korban dari orang yang tak berdosa.
hmmm sesama bangsa sendiri ribut…. dimana rasa persatuan itu ckckckkc
ada hal hal diluar logika ketika ham dikebiri hidup Flores sepanjang sejarah suku kami selalu menang berperang
turut prihatin…!!!
ampera = amanat penderitaan rakyat
tp hasilnya ada bung…..ga seperti saat ini lo liat aja tu ……ga jelas smua…
hmmmmm…bawa2 jabatan ya….preman berdasii
DOWNLOAD PERINGATAN KIAMAT SEBENTAR LAGI TERJADI !!!
http://www.penuai.wordpress.com
adu aja biar mati sekalian ga rugi negara ini…..
buang waktu ngurusi manusia yg bikin rusak aja…….
nyatanya jga dipiara ma aparat……
do bom aja mereka ….kerjanya cma meras orang aja……..
masih mending kuli pelabuhan daripda mereka…….yg bekerja dengan tenaga sendiri..
ga minta2…
semua ini kayaknya ada provokasi, sehingga massa yg tdk tahu menahu masalah jadi panas hati… akibat provokasi.. adu domba…
untuk itu guys… mari kembali ke jalan benar…
bang r1baca1, ane nitip link buat lomba blog.. hehe..ikutan wae guys…
INILAH HEBATNYA BAHASA INDONESIA
[...] Posted: September 29, 2010 by r1baca1 in BERITA, INFORMASI Tag:Update, Ampera, kronologi cerita, Blowfish, newsupdate, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, PN 10 [...]
hahahaha, saya semangkin senang, sepeninggal saya negara indonesa semangkin kacau balau. Hahaha, puas saya meskipun sekarang saya cuma bisa nonton dari neraka…
kedewasaan bangsa kita sedang diuji nih bro
[...] [Bentrokan Ampera] Inilah kronologi cerita sesungguhnya mengapa terjadi bentrokan Bentrok dua kubu sebelum persidangan kasus Blowfish di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pecah, Rabu [...] [...]
sebaiknya orang yang bawa senjata apapun yang bisa membahayakan dan terlibat kerusuhan langsung tembak kakinya biar tahu rasa polisi jangan takut komnas ham dari pada kecolongan terus dan hal ini untuk memberi peringatan pada orang sok jagoan.
Sok jagoan,,dseh 1 lawan 1 ga berani
Itukan ulah Preman, saatnya PETRUS (Penembak Misterius) muncul lagi, tapi JANGAN POLISI serahkan pada TNI seperti jamannya LB.MURDANI.
wah kebanyakan orang sebrang, ga punya otak mereka sok pada jago…..
gimana mo bersatu ama sodara setanah air juga pada berantem………
pada mikir hehhhhhhh monyet
Kalo ada polisi tapi terus tawuran, artinya gak dianggeb tuw….wibawa kurang, berani melanggar hukum, tapi introspeksi aja dech masing2…..
Bener bisa jadi salah, salah bisa jadi bener…………hmmmm…..
Kayaknya TNI sudah saatnya diturunkan jika ada yang begini lagi, itung2 latihan….HIDUP TNI…..!!
kalo di hongkong ada namanya perang antar triad…
di jepang yakuza…
di italy mafioso…
di indo namanya preman…
mas info nya real nih, dapet info dari mana……
cuman ingin tahu aja,, klu bener brearti selama ini polisi cuman menutupi maslaah gk mau membuka blak-blakan agar masyarakat bisa tahu apa yg sebenar nya terjadi
ini tugas pak SBY. jgn cuma berpidato bla bla bla, menghimbau, mengutuk atau apapun. action nya yg ditunggu oleh masyarakat. inilah masalah negara yg harus diberantas. apakah harus menjadi tradisi kejadian seperti ini dinegara kita? saya setuju dengan comment anunya, baiknya TNI libatkan juga karena polisi semakin hari nyali nya semakin seperti “tempe”. kalau perlu tembak mati bagi perusuh yg ” sok jago ” seperti zaman orde baru pak harto
Monyong lo pade !!!!! bikin onar di kampung gw dah lo pade pulang ke kandang lo semua……..
kemana tuh FBR? harusnya ikut melerai sebagai tuan rumah. pada takut apa??
yess..yg begini neh, yg ditunggu…hajar trus…dengan begini pemerintah telah berhasil menekan premanisme…hehe…
biarkan mereka saling bunuh, krn percuma klo cuma ditangkap, menuhin penjara doang!!
Polisi tdk tegas dlm menangani setiap masalah dg preman dan ormas2 yg sdh jelas merugikan dan meresahkan masyarakat, jd dmn perlindungan atau keamanan dr polisi buat rakyat!!!!!!!!!
pd sok jagoan bgt sih org indonesia!! najoong dah!! maluuu sama ketek!!
Belom ngerasain ya negara 32 tahun dijajah saman TNI, kita mau jadi pegawai aja harus di screening sama TNI. Mana ada kebebasan pers. Kalo urusan hutang piutang den intel bais sampe turun ikut campur, di mana debitor disiksa…
Udah tembak aja tu para pembuat onar, polisi jgn takut sama HAM, itulah knapa org gk percaya sama polisi, percayanya sama TNI, karna poilisinya takut2
tantangan untuk pak SBY, brantas preman teroris yg nyata dirasakan mencemaskan, bukan teroris yg terkesan pesanan asing penuh rekayasa. Atau karena brantas preman teroris ini tak ada kucuran dolar dari australia? Mengenaskan nasib bangsa kita. Serahkan saja semua urusan keamanan ini kpd TNI, kalau Polisi tak becus.
Sepertinya ini cuma pengalih perhatian dari kes yang lebih besar.
Ampera itu nama jalan,tetapi ampera yang di maksut adalah ampera yang di jakarta selatan .. Tepatnya di pengadilan negri disitu td terjadi bentrokan 2 kubu yang berbeda terkait kasus bowl club elite
Ampera mana sich itu?
Libatkan TNI aja biar aman…!!!!!!! Klo cm polisi percuma…
Sungguh tak bermoral…
mau jadi apa negara kalau begini jadinya…….inilah potret negara kita di zaman milenium.